Posts

Showing posts with the label Spiritual

GOA RAHAYU SRANDIL SELOK

Image
Goa ini berada di gunung Selok, Cilacap, Jawa Tengah, tepatnya di sisi tebing sebelah selatan yang menghadap ke pantai. Sebelum tahun 1990, setiap orang yang hendak menuju Goa Rahayu dianjurkan untuk berjalan kaki melalui jalur atas Gunung Selok. Selain karena air laut saat itu masih pasang mencapai depan & dalam goa, hal ini juga dikarenakan etika ritual pada saat itu adalah demikian. Dengan berjalan kaki, ritualis akan lebih dapat menghayati makna kehidupan yang sesungguhnya. Dari situ pula, kita dapat mengerti bahwa dalam setiap proses menggapai sebuah tujuan tidaklah mudah dan tidak dengan cara yang instan.

Tempat-tempat Ritual di Gunung Srandil

Image
Petilasan Sabdo Palon Apabila sebuah tempat awalnya belum mempunyai nama, biasanya orang-orang akan memberi nama. Dalam penamaan suatu tempat, ada yang berdasar suatu kejadian, ada yang berdasarkan memohon petunjuk, adapula yang berdasarkan kesepakatan. Tentunya, nama tempat itu memberikan sebuah makna terhadap kehidupan kita. Sama halnya dengan petilasan-petilasan yang ada di Gunung Srandil . Yang dimaksud petilasan adalah tempat yang dahulu pernah digunakan oleh leluhur kita untuk bertapa/ bersemedi pada dalam kurun waktu tertentu. Petilasan bukanlah makam. Di bawah ini adalah petilasan-petilasan yang digunakan untuk spiritual di Gunung Srandil. Adapun

Tentang Ritual dan Spiritual Jawa

Image
gb. orang yang sedang ritual di salah satu petilasan Spiritual Jawa yang dikenal dengan banyak keunggulan dari berbagai sisi, memang mengundang banyak orang untuk mempelajarinya atau sekedar ingin tahu. Ada juga beberapa orang yang menganggap spiritual Jawa mempunyai ilmu/ cara khusus menyelesaikan masalah seseorang. Ada juga diantara mereka yang masih muda, dalam mencari jati dirinya ia belajar pada spiritual Jawa. Dari sudut pandang yang berbeda, kini masyarakat yang masih berpegangan ajaran Jawa lebih sering dianggap tidak semestinya . Entah apa yang ada di pikiran orang-orang itu sehingga berpandangan seperti itu. Namun, yang jelas dari pengetahuan-pengetahuan Jawa yang ada, Budaya Jawa mengajarkan sembah, sungkem, bhakti, sopan santun yang tinggi, mengajarkan kerukunan, gotong-royong, dan filosofi lainnya, yang jelas-jelas tidak dimiliki oleh budaya asing manapun.

Asah Spiritualitas Lewat Puasa Penghayat Kejawen

KEBERADAAN laku kebatinan untuk mengasah spiritualitas batin, bagi masyarakat Jawa, bukanlah hal baru. Berragam lelaku dijalankan untuk meraih derajat tertinggi untuk menjadi manusia utama. Salah satu cara yang ditempuh untuk meraih status “manusia utama” itu antara lain melalui puasa. Filosofi Jawa menyatakan, puasa sebagai sarana menggembleng jiwa, raga, mempertajam rasa batin, olahrasa-pangrasa, serta menyucikan hati dan pikiran. Para penghayat Kejawen telah menemukan metode-metode untuk membangkitkan spirit agar menjadi manusia yang kuat jiwanya dan luas alam pemikirannya, salah satunya yaitu dengan menemukan puasa-puasa dengan tradisi kejawen. Dalam peradaban spiritual Kejawen, seorang penghayat Kejawen biasa melakukan puasa dengan hitungan hari tertentu untuk menaikkan kemampuan spiritual metafisik mereka. Macam-macam puasa berdasarkan tradisi Jawa adalah sebagai berikut; 1. Mutih Ketika melakukan puasa mutih, seseorang tidak dibolehkan memakan apa-apa kecuali...